Kabar Hangat Tetap Hidup Walau Tak Punya Jantung
Motivation - Jantung merupakan organ terpenting yang dimiliki insan semoga sanggup terus hidup. Tapi apa balasannya kalau organ itu rusak ...
https://dailytimemedia.blogspot.com/2019/10/kabar-hangat-tetap-hidup-walau-tak.html
Motivation - Jantung merupakan organ terpenting yang dimiliki insan semoga sanggup terus hidup. Tapi apa balasannya kalau organ itu rusak dan harus dibuang. Kendati begitu berkat teknologi medis yang semakin canggih, seorang laki-laki berkebangsaan Ceko, Jakub Halik berhasil menjadi insan pertama yang sanggup hidup tanpa jantung sampai enam bulan lamanya. Wow Bukan !?
Mantan petugas pemadam kebakaran ini juga merupakan orang kedua dalam sejarah yang menjalani operasi pengangkatan jantung untuk kemudian menggantikannya dengan pompa mekanik. Manusia pertama yang memperoleh mekanisme ini ialah seorang laki-laki dari Texas, AS berjulukan Craig Lewis, namun ia meninggal beberapa ahad sesudah operasi pada tahun 2011.
Menurut keterangan Reuters, jantung Halik diangkat pada bulan April 2012 sesudah ditemukan sebuah tumor kasar yang tumbuh pesat di dalam organnya itu. Pada waktu itu ayah satu anak ini dilaporkan tak sanggup menjalani transplantasi jantung alasannya ialah obat yang harus diminum ketika pemulihan tak boleh bentrok dengan obat-obatan yang dikonsumsi Halik sebagai pasien kanker.
Lalu tim medis asal Ceko yang dipimpin oleh dokter seorang hebat jantung berjulukan Jan Pirk tetapkan untuk mengganti organ tersebut dengan dua pompa mekanik. Prosedur operasi yang dilakukan di Institute for Clinical and Experimental Medicine (IKEM), Praha ini menghabiskan waktu selama 8 jam.
"Putusan ini begitu berat bagi saya tapi saya tak punya pilihan lain. Katanya kalau ada tumor saya hanya sanggup bertahan hidup sampai setahun kemudian saya pun tetapkan untuk melawannya dengan cara menyerupai ini," ungkap Halik dalam sebuah jumpa pers sebelum menjalani operasi.
Sejak menjalani operasi, Halik pun hanya sanggup tinggal di atas dingklik roda dan alasannya ialah tak punya jantung, Halik tak mempunyai denyut nadi. Tapi uniknya, laki-laki berusia 37 tahun itu mengaku menyerupai kembali hidup normal lagi.
"Saya tak punya detak nadi lagi. Tapi ini hanyalah satu-satu perbedaan alasannya ialah bab badan saya lainnya berfungsi layaknya laki-laki sehat," kata Halik. Bahkan kalau memungkinkan, Halik mengaku ingin kembali bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.
"Kepribadian Halik sangatlah berpengaruh dan saya puas dengan hasil operasinya, mengingat sebelumnya kami tak tahu bagaimana balasannya operasi ini dan semenjak awal mekanisme yang dijalani tidaklah gampang alasannya ialah kondisi kesehatannya begitu serius. Tapi berkat kerja keras seluruh tim, kini Halik berada dalam kondisi yang bagus. Ia pun tak tinggal membisu dan terus melaksanakan latihan fisik alasannya ialah sesudah dua bulan berbaring di ranjang otot-ototnya menjadi lemah sehingga ia ingin membuatnya lebih berpengaruh sekarang," tandas dokter yang menangani Halik, Jan Pirk ketika melaporkan kemajuan kondisi pasiennya.
Halik juga telah dimasukkan dalam daftar tunggu untuk memperoleh transplantasi jantung. Di IKEM, rata-rata pasien harus menunggu sebuah jantung selama 8 bulan.
Satu hal yang perlu dikhawatirkan ialah tim dokter mengaku masih belum sanggup memastikan seberapa usang Halik sanggup bertahan hidup tanpa jantung asli, meski proses pemulihan Halik berjalan mulus.
"Pasalnya setiap hari komplikasi menyerupai nanah atau emboli (penggumpalan darah) sanggup saja muncul," tutur Pirk.
Sependapat dengan hal itu, Dr. Ivan Netuka, administrator departemen operasi kardiovaskular untuk penelitian dan ilmu pengetahuan dari IKEM menyatakan, "Pengalaman telah memperlihatkan bahwa pompa buatan sebagai pengganti jantung hanya sanggup bertahan 5-10 tahun. Tapi dari sudut pandang biologi, sulit untuk memperlihatkan kepastian untuk kondisi menyerupai itu".
Menurut keterangan Reuters, jantung Halik diangkat pada bulan April 2012 sesudah ditemukan sebuah tumor kasar yang tumbuh pesat di dalam organnya itu. Pada waktu itu ayah satu anak ini dilaporkan tak sanggup menjalani transplantasi jantung alasannya ialah obat yang harus diminum ketika pemulihan tak boleh bentrok dengan obat-obatan yang dikonsumsi Halik sebagai pasien kanker.
Lalu tim medis asal Ceko yang dipimpin oleh dokter seorang hebat jantung berjulukan Jan Pirk tetapkan untuk mengganti organ tersebut dengan dua pompa mekanik. Prosedur operasi yang dilakukan di Institute for Clinical and Experimental Medicine (IKEM), Praha ini menghabiskan waktu selama 8 jam.
"Putusan ini begitu berat bagi saya tapi saya tak punya pilihan lain. Katanya kalau ada tumor saya hanya sanggup bertahan hidup sampai setahun kemudian saya pun tetapkan untuk melawannya dengan cara menyerupai ini," ungkap Halik dalam sebuah jumpa pers sebelum menjalani operasi.
Sejak menjalani operasi, Halik pun hanya sanggup tinggal di atas dingklik roda dan alasannya ialah tak punya jantung, Halik tak mempunyai denyut nadi. Tapi uniknya, laki-laki berusia 37 tahun itu mengaku menyerupai kembali hidup normal lagi.
"Saya tak punya detak nadi lagi. Tapi ini hanyalah satu-satu perbedaan alasannya ialah bab badan saya lainnya berfungsi layaknya laki-laki sehat," kata Halik. Bahkan kalau memungkinkan, Halik mengaku ingin kembali bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.
"Kepribadian Halik sangatlah berpengaruh dan saya puas dengan hasil operasinya, mengingat sebelumnya kami tak tahu bagaimana balasannya operasi ini dan semenjak awal mekanisme yang dijalani tidaklah gampang alasannya ialah kondisi kesehatannya begitu serius. Tapi berkat kerja keras seluruh tim, kini Halik berada dalam kondisi yang bagus. Ia pun tak tinggal membisu dan terus melaksanakan latihan fisik alasannya ialah sesudah dua bulan berbaring di ranjang otot-ototnya menjadi lemah sehingga ia ingin membuatnya lebih berpengaruh sekarang," tandas dokter yang menangani Halik, Jan Pirk ketika melaporkan kemajuan kondisi pasiennya.
Halik juga telah dimasukkan dalam daftar tunggu untuk memperoleh transplantasi jantung. Di IKEM, rata-rata pasien harus menunggu sebuah jantung selama 8 bulan.
Satu hal yang perlu dikhawatirkan ialah tim dokter mengaku masih belum sanggup memastikan seberapa usang Halik sanggup bertahan hidup tanpa jantung asli, meski proses pemulihan Halik berjalan mulus.
"Pasalnya setiap hari komplikasi menyerupai nanah atau emboli (penggumpalan darah) sanggup saja muncul," tutur Pirk.
Sependapat dengan hal itu, Dr. Ivan Netuka, administrator departemen operasi kardiovaskular untuk penelitian dan ilmu pengetahuan dari IKEM menyatakan, "Pengalaman telah memperlihatkan bahwa pompa buatan sebagai pengganti jantung hanya sanggup bertahan 5-10 tahun. Tapi dari sudut pandang biologi, sulit untuk memperlihatkan kepastian untuk kondisi menyerupai itu".
