Kabar Hangat Beri Makan Orang Berbuka, Pahalanya Luar Biasa

Motivation - Bulan Ramadhan benar-benar menjadi kesempatan yang sangat besar untuk beramal. Melalui Bulan ini, kita mendapat kesempatan me...

Motivation - Bulan Ramadhan benar-benar menjadi kesempatan yang sangat besar untuk beramal. Melalui Bulan ini, kita mendapat kesempatan menuai pahala yang sangat melimpah. Banyak amalan yang sanggup dilakukan dikala itu biar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun sanggup menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

benar menjadi kesempatan yang sangat besar untuk bederma Kabar Hangat Beri Makan Orang Berbuka, Pahalanya Luar Biasa

Inilah kesepakatan pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan,

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala ibarat orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.

Al Munawi rahimahullah menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak sanggup dengan itu, maka sanggup pula dengan seteguk air.

Ath Thobari rahimahullah menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam bederma kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapat pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapat pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi kuliner bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapat pahala berpuasa.

Sungguh luar biasa pahala yang diiming-imingi.

Di antara keutamaan lainnya bagi orang yang memberi makan berbuka ialah do’a dari orang yang menyantap kuliner berbuka. Jika orang yang menyantap kuliner mendoakan si pemberi makanan, maka sungguh itu ialah do’a yang terkabulkan. Karena memang do’a orang yang berbuka puasa ialah do’a yang mustajab. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa dikala dia berbuka, (3) Do’a orang yang terdzolimi.” Ketika berbuka ialah waktu terkabulnya do’a alasannya ialah dikala itu orang yang berpuasa telah menuntaskan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

benar menjadi kesempatan yang sangat besar untuk bederma Kabar Hangat Beri Makan Orang Berbuka, Pahalanya Luar Biasa

Apalagi kalau orang yang menyantap kuliner tadi mendo’akan sebagaimana do’a yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam praktekkan, maka sungguh rizki yang kita keluarkan akan semakin barokah. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diberi minum, dia pun mengangkat kepalanya ke langit dan mengucapkan,

اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِى وَأَسْقِ مَنْ أَسْقَانِى

Allahumma ath’im man ath’amanii wa asqi man asqoonii” [Ya Allah, berilah ganti kuliner kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku]

Tak lupa pula, dikala kita hendak memberi makan berbuka untuk menentukan orang yang terbaik atau orang yang sholih. Carilah orang-orang yang sholih yang sanggup mendo’akan kita dikala mereka berbuka. Karena ingatlah harta terbaik ialah di sisi orang yang sholih. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan pada ‘Amru bin Al ‘Ash,

يَا عَمْرُو نِعْمَ الْمَالُ الصَّالِحُ لِلْمَرْءِ الصَّالِحِ

Wahai Amru, sebaik-baik harta ialah harta di tangan hamba yang Shalih.

Dengan banyak berderma melalui memberi makan berbuka dibarengi dengan berpuasa itulah jalan menuju surga. Dari ‘Ali, ia berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنَّ فِى الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا ». فَقَامَ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ »

Sesungguhnya di nirwana terdapat kamar-kamar yang mana bab luarnya terlihat dari bab dalam dan bab dalamnya terlihat dari bab luarnya.” Lantas seorang arab baduwi bangun sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu insan pada tidur.”

Seorang yang semangat dalam kebaikan pun berujar, “Seandainya saya mempunyai kelebihan rizki, di samping puasa, saya pun akan memberi makan berbuka. Saya tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Sungguh pahala melimpah ibarat ini tidak akan saya sia-siakan. Mudah-mudahan Allah pun memudahkan hal ini.

We Hope You Can Satisfied

Related

Artikel Islami 5047449263552263987

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Loading...

Hot in week

Recent

Comments

item