Kabar Hangat Orang Ini Jadikan Lampu Sebagai Lauk Masakan Selama 42 Tahun
Motivation - Pria ini dapat dibilang sangat luar biasa. Ia sudah menganggap lampu sebagai masakan sehari - harinya. Tak hanya itu, walau m...
https://dailytimemedia.blogspot.com/2019/10/kabar-hangat-orang-ini-jadikan-lampu.html
Motivation - Pria ini dapat dibilang sangat luar biasa. Ia sudah menganggap lampu sebagai masakan sehari - harinya. Tak hanya itu, walau memakan Lampu yang begitu banyak, Pria ini sama sekali tak pernah mengalami kesakitan di tenggorokannya ketika memakan lampu - lampu tersebut.
Pria pemakan 1500 bola lampu ini yaitu seorang laki-laki yang sudah berusia 54 tahun berjulukan Wang Xianjun dari desa Lingshui, Cina barat daya propinsi Sichuan. melahap lampu dengan jumlahnya yang tidak tanggung tanggung, bayangkan 1500 bolam telah ditelannya selama kurun waktu 42 tahun semenjak usianya 12 tahun.
Bermula ketika usia Wang berusia 12 tahun iseng mencoba menelan duri ikan yang keras dan tajam, dan beliau tidak mencicipi kecacatan apapun sesudahnya. Hingga terpikir olehnya untuk mencoba menelan belahan beling mata dan ternyata hal itupun tidak berakibat apapun pada dirinya.
Bermula ketika usia Wang berusia 12 tahun iseng mencoba menelan duri ikan yang keras dan tajam, dan beliau tidak mencicipi kecacatan apapun sesudahnya. Hingga terpikir olehnya untuk mencoba menelan belahan beling mata dan ternyata hal itupun tidak berakibat apapun pada dirinya.
Akhirnya keterusan mecoba dan memakan belahan bola lampu sebagai sajian masakan pembuka dan sarapan paginya. Wang mencicipi lezat dan renyah terhadap belahan beling bola lampu tersebut. Memang bola lampu utuh tersebut terlebih dahulu dipecahkan dan memakan pecahannya sepotong demi sepotong.
Seperti dimuat di Xiamen Daily pihak keluarga Wang pun sangat kuatir akan kesehatannya sampai memintanya untuk memeriksakan kesehatannya ke dokter, namun kesannya ternyata melegakan alias dalam diri Wang tidak ada kelainan dan penyakit apapun, namun jangan sekali kali iseng mencoba apa yang Wang lakukan.

