Kabar Hangat Leonardo Da Vinci, Penggerak Wangsit - Wangsit Briliant
Motivation - Anda niscaya kenal dengan tokoh yang satu ini, yah dia yaitu sosok yang sanggup dikatakan sebagai orang yang mempunyai banyak...
https://dailytimemedia.blogspot.com/2019/10/kabar-hangat-leonardo-da-vinci.html
Motivation - Anda niscaya kenal dengan tokoh yang satu ini, yah dia yaitu sosok yang sanggup dikatakan sebagai orang yang mempunyai banyak ide, terutama wangsit - idenya wacana alat - alat transportasi modern yang akan tiba yang risikonya benar - benar terwujud, Bagaimanakah dongeng si genius sejarah ini? Mari kita simak,
Kepalanya diloloskan seorang bidan dari rahim sang ibu di tahun 1452 bersahabat kota Florence, Italia. Dan kepalanya dimasukkan ke liang kubur tahun 1519. Dia itulah Leonardo da Vinci. Abad demi kala tak menciptakan guram reputasinya selaku mungkin genius yang paling brilian yang pernah hidup di planit bumi ini. Kalau saja ada daftar "orang-orang termasyhur" sudah niscaya Leonardo da Vinci tercantum nomor wahid diantara lima puluh tokoh lainnya. Tetapi, bakatnya dan reputasinya sepertinya dilebih-lebihkan jikalau diukur dari pengaruhnya terhadap sejarah.
Dalam buku catatannya, Leonardo meninggalkan skema banyak penemuan-penemuan modern, contohnya duduk perkara pesawat terbang dan kapal selam. Karena catatan itu sekedar pertanda kebrilianan dan orisinalitas, tak yaitu pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Pertama, Leonardo tidaklah menciptakan model dari penemuan-penemuan itu. Kedua, meskipun ide-idenya amat cemerlang, tak menunjukkan bahwa ide-ide itu sanggup dilaksanakan. Taruhlah ide-ide wacana pesawat terbang dan kapal selam itu: Jauh lebih sulit menciptakan model untuk pembuatan kongkritnya. Yang namanya penemu besar bukanlah sekedar mereka yang punya ide-ide brilian tetapi gagal mewujudkannya, tetapi yang disebut penemu besar itu yaitu orang-orang menyerupai Thomas Edison, James Watt atau Wright bersaudara yang punya talenta mekanik dan ketekunan menggarap perincian-perincian dan mengatasi kesulitan pembuatannya hingga betul-betul berfungsi. Leonardo tidak lakukan hal macam ini.
Lebih jauh dari itu, kendati sketsa-sketsanya memuat juga perincian-perincian yang dibutuhkan semoga penemuannya sanggup berwujud, toh masih ada juga bedanya, lantaran penemuan-penemuan itu cuma terkubur di buku catatan dan gres diterbitkan berabad-abad setelah Leonardo sendiri mati. Pada ketika catatan-catatannya diterbitkan (yang kebetulan teksnya ditulis di atas kaca), ide-ide yang termaktub dalam inovasi itu sudah ditemukan pula oleh orang-orang lain secara berdiri sendiri. Kita berkesimpulan, sebagai ilmuwan dan penemu, Leonardo tak punya efek penting.
Pencantuman Leonardo dalam daftar ini lantaran itu disebabkan terutama pada karya-karya artistiknya. Leonardo memang seorang seniman kelas tinggi walau tidak setenar Rembrandt, Raphael, Van Gogh atau El Greco. Diukur dari akibat-akibat yang ditimbulkannya dalam hal perkembangan seni berikutnya, pengaruhnya jauh lebih kecil ketimbang Picasso maupun Michelangelo.
Leonardo punya kebiasaan yang patut disayangkan. Dia memulai sesuatu proyek dengan ambisi yang berkobar-kobar, tetapi tak pernah menyelesaikan sebagaimana mestinya. Katakanlah dia itu "panas-panas tai ayam." Akibatnya, hasil lukisannya yang tuntas jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbang karya pelukis-pelukis yang disebut di atas. Karena terlampau sering dia pindah dari satu lukisan yang belum rampung ke lukisan lainnya lagi, Leonardo berhasil membagi-bagi potongan penting dari bakatnya yang luar biasa. Walau sepertinya kikuk, menganggap Leonardo seorang yang kurang begitu becus padahal dialah pencipta lukisan Mona Lisa, tetapi ini sudah jadi kesimpulan yang lazim dilakukan oleh mereka para andal yang menyidik karier Leonardo.
Mungkin saja Leonardo da Vinci orang yang paling berbakat yang pernah hidup, tetapi kelestarian karyanya relatif kecil. Dan meskipun dia seorang arsitek masyhur, sepertinya dia belum pernah mendirikan bangunan yang betul-betul terbangun. Dan tak satu pun karya patung pahatnya yang masih sanggup ditemukan sekarang. Peningggalan hasil bakatnya yang indah terdiri dari sejumlah sketsa, beberapa lukisan yang menakjubkan (tak hingga dua puluh lima jumlah yang masih tinggal), dan seperangkat catatan-catatan yang sanggup membikin orang kala ke- 20 terbengong-bengong atas kegeniusannya, tetapi sedikit atau bahkan tak ada samasekali pengaruhnya terhadap ilmu pengetahuan atau pun bidang penemuan. Tetapi, betapa pun selangit bakatnya, tidaklah dia tergolong seratus tokoh yang besar lengan berkuasa yang pernah hidup di atas bumi kita yang bulat ini.
Dalam buku catatannya, Leonardo meninggalkan skema banyak penemuan-penemuan modern, contohnya duduk perkara pesawat terbang dan kapal selam. Karena catatan itu sekedar pertanda kebrilianan dan orisinalitas, tak yaitu pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Pertama, Leonardo tidaklah menciptakan model dari penemuan-penemuan itu. Kedua, meskipun ide-idenya amat cemerlang, tak menunjukkan bahwa ide-ide itu sanggup dilaksanakan. Taruhlah ide-ide wacana pesawat terbang dan kapal selam itu: Jauh lebih sulit menciptakan model untuk pembuatan kongkritnya. Yang namanya penemu besar bukanlah sekedar mereka yang punya ide-ide brilian tetapi gagal mewujudkannya, tetapi yang disebut penemu besar itu yaitu orang-orang menyerupai Thomas Edison, James Watt atau Wright bersaudara yang punya talenta mekanik dan ketekunan menggarap perincian-perincian dan mengatasi kesulitan pembuatannya hingga betul-betul berfungsi. Leonardo tidak lakukan hal macam ini.
Lebih jauh dari itu, kendati sketsa-sketsanya memuat juga perincian-perincian yang dibutuhkan semoga penemuannya sanggup berwujud, toh masih ada juga bedanya, lantaran penemuan-penemuan itu cuma terkubur di buku catatan dan gres diterbitkan berabad-abad setelah Leonardo sendiri mati. Pada ketika catatan-catatannya diterbitkan (yang kebetulan teksnya ditulis di atas kaca), ide-ide yang termaktub dalam inovasi itu sudah ditemukan pula oleh orang-orang lain secara berdiri sendiri. Kita berkesimpulan, sebagai ilmuwan dan penemu, Leonardo tak punya efek penting.
Pencantuman Leonardo dalam daftar ini lantaran itu disebabkan terutama pada karya-karya artistiknya. Leonardo memang seorang seniman kelas tinggi walau tidak setenar Rembrandt, Raphael, Van Gogh atau El Greco. Diukur dari akibat-akibat yang ditimbulkannya dalam hal perkembangan seni berikutnya, pengaruhnya jauh lebih kecil ketimbang Picasso maupun Michelangelo.
Leonardo punya kebiasaan yang patut disayangkan. Dia memulai sesuatu proyek dengan ambisi yang berkobar-kobar, tetapi tak pernah menyelesaikan sebagaimana mestinya. Katakanlah dia itu "panas-panas tai ayam." Akibatnya, hasil lukisannya yang tuntas jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbang karya pelukis-pelukis yang disebut di atas. Karena terlampau sering dia pindah dari satu lukisan yang belum rampung ke lukisan lainnya lagi, Leonardo berhasil membagi-bagi potongan penting dari bakatnya yang luar biasa. Walau sepertinya kikuk, menganggap Leonardo seorang yang kurang begitu becus padahal dialah pencipta lukisan Mona Lisa, tetapi ini sudah jadi kesimpulan yang lazim dilakukan oleh mereka para andal yang menyidik karier Leonardo.
Mungkin saja Leonardo da Vinci orang yang paling berbakat yang pernah hidup, tetapi kelestarian karyanya relatif kecil. Dan meskipun dia seorang arsitek masyhur, sepertinya dia belum pernah mendirikan bangunan yang betul-betul terbangun. Dan tak satu pun karya patung pahatnya yang masih sanggup ditemukan sekarang. Peningggalan hasil bakatnya yang indah terdiri dari sejumlah sketsa, beberapa lukisan yang menakjubkan (tak hingga dua puluh lima jumlah yang masih tinggal), dan seperangkat catatan-catatan yang sanggup membikin orang kala ke- 20 terbengong-bengong atas kegeniusannya, tetapi sedikit atau bahkan tak ada samasekali pengaruhnya terhadap ilmu pengetahuan atau pun bidang penemuan. Tetapi, betapa pun selangit bakatnya, tidaklah dia tergolong seratus tokoh yang besar lengan berkuasa yang pernah hidup di atas bumi kita yang bulat ini.
