Kabar Hangat Kelelawar Ini Mempunyai Corak Bulu Menyerupai Panda
Motivation - Hewan yang aktif dimalam hari, kelelawar. Pada umumnya kelelawar mempunyai corak bulu kehitam - hitaman bahkan eberapa dianta...
https://dailytimemedia.blogspot.com/2019/10/kabar-hangat-kelelawar-ini-mempunyai.html
Motivation - Hewan yang aktif dimalam hari, kelelawar. Pada umumnya kelelawar mempunyai corak bulu kehitam - hitaman bahkan eberapa diantaranya terkadang tak mempunyai bulu, sehingga nampak warna kulit mereka yang berwarna coklat. Namun berbeda dengan kelelawar satu ini, corak tubuhnya ibarat panda. Sangat unik bukan?
Kelelawar panda ini ditemukan oleh para peneliti di Sudan. Tim peneliti telah mendapat kebanggaan dikarenakan telah menemukan kelelawar langka yang mempunyai corak warna mirip panda, dan inovasi kelelawar ini disebut sebagai "penemuan seumur hidup". "Kelelawar panda" ini ditemukan di wilayah bab selatan negara Sudan, tim peneliti percaya bahwa kelelawar langka itu yakni sebuah genus yang baru. Professor Biologi DeeAnn Reeder dari Asosiasi Bucknell menyampaikan bahwa, “Perhatian aku pribadi tertuju pada kelelawar langka ini alasannya yakni mempunyai contoh bintik-bintik dan garis-garis yang sangat indah yang berbeda dari kelelawar pada umumnya,”
Reeder juga mengatakan, “Kelelawar itu terang merupakan binatang yang sangat luar biasa, salah satu binatang yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Ketika aku melihatnya untuk yang kedua kali, aku menyadari bahwa binatang itu yakni pencarian seumur hidup.”
Setelah Professor Reeder telah menganalisis kelelawar dengan contoh panda ini dengan cermat, dan beliau menyimpukan bahwa kelelawar itu tidak termasuk dalam salah satu genus kelelawar yang pernah ditemukan para peneliti. Karakter kelelawar langka ini berbeda dengan genus kelelawar yang lain alasannya yakni mempunyai keunikan pada karakter, ukuran sayap dan telinganya , secara harfiah semua yang ada pada kelelawar ini terlihat tidak cocok dengan genus lainnya.
Reeder juga mengatakan, “Kelelawar itu terang merupakan binatang yang sangat luar biasa, salah satu binatang yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Ketika aku melihatnya untuk yang kedua kali, aku menyadari bahwa binatang itu yakni pencarian seumur hidup.”
Setelah Professor Reeder telah menganalisis kelelawar dengan contoh panda ini dengan cermat, dan beliau menyimpukan bahwa kelelawar itu tidak termasuk dalam salah satu genus kelelawar yang pernah ditemukan para peneliti. Karakter kelelawar langka ini berbeda dengan genus kelelawar yang lain alasannya yakni mempunyai keunikan pada karakter, ukuran sayap dan telinganya , secara harfiah semua yang ada pada kelelawar ini terlihat tidak cocok dengan genus lainnya.
“Kelelawar ini sangat unik dan kita perlu menciptakan sebuah genus baru.” Ungkap Reader. Peneliti menempatkan kelelawar panda ini menjadi sebuah genus baru, yaitu Niumbaha. Kata itu berarti “langka” atau “tidak biasa” di Zande, bahasa orang Azande di Western Equatoria State, di mana kelelawar ditangkap.
Direktur Fauna & Flora Internasional Sudan Selatan, Matt Beras mengatakan, “Bagi saya, inovasi ini sangat penting alasannya yakni dapat menawarkan indikasi betapa pentingnya menjaga keanekaragaman biologis di Sudan Selatan. Dan menawarkan petunjuk bahwa negara ini mempunyai banyak keajaiban alam yang belum ditemukan”

