Kabar Hangat Cowok Ini Ingin Bersihkan Samudra Pasifik Dari Kotoran
Motivation - Setiap tahun lebih dari 8 juta sampah plastik gres memenuhi samudra dan lautan di seluruh Bumi. Melihat fenomena ironis itu, ...
https://dailytimemedia.blogspot.com/2019/10/kabar-hangat-cowok-ini-ingin-bersihkan.html
Motivation - Setiap tahun lebih dari 8 juta sampah plastik gres memenuhi samudra dan lautan di seluruh Bumi. Melihat fenomena ironis itu, seorang perjaka asal Negeri Kincir Angin memulai sebuah misi besar untuk membersihkan samudra. Boyan Slat yaitu perjaka berusia 20 tahun dengan penampilan layaknya anak muda lain.
Namun, Boyan sudah mempunyai sebuah start-up berjulukan 'Ocean Cleanup' yang tahun kemudian berhasil mendapat dukungan investasi Rp 26 miliar. Misi Ocean Cleanup pun sangat besar, mereka ingin membersihkan samudra Pasifik dari sampah plastik hanya dalam 10 tahun.
Menariknya, Boyan dan start-up tidak ingin repot-repot berlayar mengelilingi samudra Pasifik untuk membersihkan sampah-sampah itu, beliau ingin samudra Pasifik yang membersihkan dirinya sendiri. Ya, terdengar mustahil, tetapi Boyan dan Ocean Cleanup sudah membuat sebuah alat penangkap sampah raksasa untuk menjalankan misi itu.
Alat tersebut berupa pelampung penahan dengan panjang 2 kilometer lebih yang membentuk abjad 'V', menjadikannya pelampung terpanjang yang pernah dipasang di samudra. Alat itu nantinya dapat bergerak menyusuri samudra Pasifik dengan dukungan ombak.
Karena tidak diberi jala, ikan-ikan pun tidak dikhawatirkan akan tersangkut. Sehingga, ketika pelampung itu berjalan menyusuri ombak, hanya sampah plastik yang dominan mengambang di permukaan air saja yang akan terkumpul dan gampang dikumpulkan oleh tim Ocean Cleanup.
Menariknya, Boyan dan start-up tidak ingin repot-repot berlayar mengelilingi samudra Pasifik untuk membersihkan sampah-sampah itu, beliau ingin samudra Pasifik yang membersihkan dirinya sendiri. Ya, terdengar mustahil, tetapi Boyan dan Ocean Cleanup sudah membuat sebuah alat penangkap sampah raksasa untuk menjalankan misi itu.
Alat tersebut berupa pelampung penahan dengan panjang 2 kilometer lebih yang membentuk abjad 'V', menjadikannya pelampung terpanjang yang pernah dipasang di samudra. Alat itu nantinya dapat bergerak menyusuri samudra Pasifik dengan dukungan ombak.
Karena tidak diberi jala, ikan-ikan pun tidak dikhawatirkan akan tersangkut. Sehingga, ketika pelampung itu berjalan menyusuri ombak, hanya sampah plastik yang dominan mengambang di permukaan air saja yang akan terkumpul dan gampang dikumpulkan oleh tim Ocean Cleanup.
Sebelum memulai pemasangan pelampung raksasa itu di tahun 2016, Boyan dan timnya akan mengirim 50 bahtera untuk memetakan samudra Pasifik sekaligus memilih titik-titik pembersihan. Dalam misi pencucian samudra ini, Boyan membawahi sekitar 100 orang tim jago yang terdiri dari oceanografi, insinyur laut, dan desainer.
