Kabar Hangat Bagaimana Cara Para Astronot Buang Air?

Motivation - Pernahkah anda membayangkan bagaimana jikalau seorang astronot yang sedang berada diluar angkasa, ingin buang air kecil? Tahu...

Motivation - Pernahkah anda membayangkan bagaimana jikalau seorang astronot yang sedang berada diluar angkasa, ingin buang air kecil? Tahukah kalian bagaimana cara mereka buang air? Bagaimana kotoran mereka? apakah kotoran mereka terbang - terbang? untuk mengetahuinya, anda sanggup membaca yang berikut ini.

 Pernahkah anda membayangkan bagaimana jikalau seorang astronot yang sedang berada diluar ang Kabar Hangat Bagaimana Cara Para Astronot Buang Air?

Perlu anda ketahui bahwa dalam pesawat luar angkasa, disediakan toilet khusus bagi para astronot, untuk buang air yang mesti dipelajari terlebih dahulu sebelum digunakan. Namun bagi seorang astronot, mencar ilmu menggunakan toilet di pesawat ruang angkasa mungkin lebih sulit ketimbang ketika ia harus menuntaskan sebuah persamaan fisika untuk menghitung lintasan roket yang sedang meluncur.

Untuk itu, nasa mempunyai ruang training yang dirancang khusus di johnson space center di houston dimana astronot sanggup mengasah "teknik" menggunakan toilet mereka sebelum berangkat pada perjalanan mereka sebenarnya ke orbit di luar angkasa.

Di daerah tersebut ada dua ruang training toilet pesawat ruang angkasa yaitu ruang training posisional (untuk praktek) dan training fungsional (untuk membilas). Pelatihan posisional bukanlah praktek untuk menggunakan toilet menyerupai toilet pada umumnya, namun lebih merupakan replika yang sebenarnya dari toilet di pesawat luar angkasa.

Lebar bukaan pada dudukan toilet hanya sekitar 10 cm (standar toilet di bumi mempunyai bukaan berukuran 30 hingga 45 cm). Dan tidak hanya itu, terdapat sebuah kamera kecil di dalamnya, sempurna di bawah tepi bukaan, dan gambar dari kamera tersebut akan ditampilkan dalam monitor yang terletak di depan dingklik toilet.

Dengan semua ini, astronot sanggup memastikan bahwa badan mereka berada pada posisi yang sempurna sehingga kotoran mereka akan jatuh melalui lubang kecil yang terdapat pada toilet tersebut.

Ketika astronot telah menguasai teknik ini dengan baik, mereka sanggup berpindah ke training fungsional. Ruang training ini berupa toilet biasa yang dilengkapi dengan ventilasi fatwa udara yang sama dengan yang dipakai pada pesawat ruang angkasa.

Di sini, astronot akan berlatih bagaimana untuk menghilangkan baik urin maupun sisa kotoran pada mereka. Di pesawat ruang angkasa, urin ditangani dengan cara berbeda dengan cara menangani kotoran padat.

Terdapat sebuah selang panjang dengan penghisap yang melekat di samping dingklik toilet, dan astronot akan buang air kecil melalui selang ini. Saluran ini tentu mempunyai bentuk yang berbeda untuk laki-laki dan wanita.

Wanita perlu menempatkan bab atas dari susukan pembuangan urin ini secara eksklusif terhadap badan mereka, sehingga sisi susukan pembuangan urin perempuan harus perlu menerima ventilasi semoga udara sanggup mengalir ketika penghisap dihidupkan.

Dan perempuan sanggup menentukan di antara tiga susukan dengan bab atas yang berbentuk berbeda, ada dua susukan dengan bab atas berbentuk oval dan satu dengan bab atas berbentuk lingkaran.

Sedangkan susukan bagi laki-laki sangat sederhana. Dimana susukan hanya mempunyai satu bentuk dengan bab atas melingkar, dan tidak mempunyai ventilasi.

Dan yang terakhir, untuk bekas tisu toilet, selang hisap yang terpisah di sisi toilet sanggup dipasang dengan "cup" yang lebih besar dan dilapisi dengan kantong plastik.

Tali pada daerah sandaran kaki sanggup membantu untuk menahan astronot tetap berada di tempatnya, selain itu terdapat dua pembatas paha di sisi toilet yang sanggup berayun dari atas kaki untuk membantu seseorang tetap di atas toilet.

Tapi tidak semua orang menggunakannya. Sebelum menjalankan misi peluncuran ke ruang angkasa, astronot berkumpul di ruangan ini dan membandingkan teknik mereka untuk tetap berada dalam posisi ketika mereka berada dalam keadaan tanpa gravitasi.

Lalu kemana selanjutnya semua limbah tersebut? Jangan khawatir, mereka tidak akan tiba meluncur ke atmosfer bumi dan mendarat di atas atap rumah anda.

Kotoran padat akan dikeringkan untuk menghilangkan semua uap air yang ada, kemudian dikompres dan disimpan dalam wadah penyimpanan yang selanjutnya akan dibuang sesudah pesawat ruang angkasa telah mendarat. Sementara urin akan dikirim ke ruang angkasa begitu saja.

Di stasiun luar angkasa internasional, urin didaur ulang melalui sebuah pengolahan air khusus dan kembali menjadi air minum.

Sementara kotoran padat akan dimasukkan ke dalam kantong plastik. Setiap kali seseorang pergi ke kamar mandi, kantong plastik akan disegel dan dipadatkan menyerupai pemadat sampah. Kantong tersebut kemudian dikumpulkan dan ditempatkan dalam wahana khusus yang diluncurkan ke ruang angkasa.

Urusan buang hajat akan menjadi lebih menantang lagi ketika astronot sedang menjalankan misi "space-walk" di luar pesawat ruang angkasa mereka. Para astronot biasanya akan menggunakan popok cukup umur "super-absorben".

Popok ini sanggup menyimpan hingga satu liter cairan. Selain itu, astronot juga menggunakan popok cukup umur selama take-off dan pendaratan alasannya ialah tentu sangat tidak memungkinkan bagi mereka untuk menggunakan toilet pada ketika tersebut.

We Hope You Can Satisfied

Related

Unik 6027606406408735022

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Loading...

Hot in week

Recent

Comments

item