Kabar Hangat Hal - Hal Yang Ada Dalam Pikiran Anda Yang Tidak Anda Ketahui

Motivation - Secara tidak sadar, anda sanggup memikirkan sesuatu hal secara tiba - tiba. Entah itu pada ketika melihat sesuatu yang belum ...

Motivation - Secara tidak sadar, anda sanggup memikirkan sesuatu hal secara tiba - tiba. Entah itu pada ketika melihat sesuatu yang belum pernah anda lihat atau anda membayangkan sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Otak insan memang sangat unik, selain merupakan sentra saraf badan manusia, otak juga sangat berperan penting dalam perintah untuk melaksanakan apa yang akan dilakukan.


Selain itu, pernahkah anda menemui situasi pada suatu kawasan yang pernah anda rasakan sebelumnya, namun anda belum pernah sekalipun ke kawasan tersebut. Anda mencicipi pernah menemui seseorang ini entah dimana, yang niscaya anda merasa sudah mengenalnya padahal belum pernah berjabat tangan dan kenal sekalipun. Ya itulah salah satu keunikan dan keganjilan dalam pikiran insan yang akan kita ketahui dalam artikel kali ini. Memang insan diciptakan dengan nalar pikiran yang sedimikian kompleks sehingga insan sanggup menggunakannya untuk menciptakan hal yang tidak mungkin dibentuk oelh makluk lain. Apa saja keganjilan dan keunikan dalam pikiran insan tersebut, berikut selengkapnya.

Deja vu

Deja vu yaitu pengalaman tertentu akan sesuatu yang sedang berlangsung di mana anda sudah mengalaminya atau melihat situasi gres itu sebelumnya, anda merasa seolah-olah bencana telah terjadi atau sedang mengulanginya. Pengalaman itu biasanya disertai oleh perasaan yang berpengaruh menyerupai sudah mengenal dan suatu perasaan berupa kengerian, asing, atau aneh. Pengalaman "yang sebelumnya" ini biasanya berafiliasi dengan mimpi, tetapi kadangkadang ada suatu perasaan niscaya bahwa itu sudah terjadi di masa lalu.

Deja Vecu

Deja vecu (Dibaca deya vay-koo) yaitu apa yang dialami banyak orang ketika mereka berpikir sedang mengalami deja vu. Deja vu yaitu perasaan telah melihat sesuatu sebelumnya, sedangkan deja vecu yaitu pengalaman sesudah melihat suatu bencana sebelumnya, tapi hanya di dalam detil yang besar, menyerupai mengenali bau-bauan dan bunyi-bunyian.

Hal ini juga biasanya disertai oleh suatu perasaan yang sangat berpengaruh akan pengetahuan sesuatu yang akan tiba kemudian. Pengalaman yang pernah terjadi - tidak hanya mengenal apa yang akan tiba berikutnya, tetapi juga bisa menyampaikan kepada orang di sekitar apa yang akan tiba itu, dan biasanya itu yaitu benar. Ini sangat gila dan sensasi yang tidak bisa dijelaskan.

Deja Visite

Deja Visite yaitu pengalaman yang hanya sedikit orang mengalaminya di mana melibatkan suatu pengetahuan mistik akan suatu kawasan yang baru. Sebagai contoh, anda mungkin pernah mengetahui jalur jalan di suatu kota yang gres anda datangi atau pemandangannya meskipun tidak pernah ke sana sebelumnya, dan anda yakin tidak mungkin mempunyai pengetahuan wacana itu. Kalau Deja Visite wacana hubungan-hubungan geografis dan ruang, selagi Deja Vecu yaitu wacana kejadian-kejadian sementara waktu.

Nathaniel Hawthorne menulis wacana sebuah pengalaman menyerupai ini di dalam bukunya "Our Old Home" di mana beliau mengunjungi sebuah benteng yang sudah hancur dan mempunyai pengetahuan lengkap mengenai sketsa tata letaknya. Ia kemudiannya bisa melacak pengalaman itu dalam sebuah puisi karangan Alexander Pope yang dibacanya beberapa tahun kemudian. Puisi itu menggambarkan keadaan benteng itu dengan akurat persis menyerupai yang diketahuinya.

Deja Senti

Deja Senti yaitu fenomena akan sesuatu yang pernah dirasakan. Hal ini pribadi sebuah fenomena kejiwaan dan jarang menetap di dalam ingatan anda sesudah itu. Di dalam kata-kata dari orang sesudah mengalaminya adalah: "Apa yang menjadi perhatian yaitu apa yang sudah diperhatikan sebelumnya, dan sungguh sudah dikenal, tetapi sudah dilupakan untuk sementara waktu, dan kini merasa puas seolah-olah hal itu telah diingat kembali.

Kemampuan mengingat itu selalu dimulai dengan bunyi orang lain, atau oleh perkataan dari pikiranku sendiri, atau dengan apa yang kubaca dan perkataan jiwa. Aku pikir selama keadaan tidak normal saya berkata-kata secara umum beberapa kalimat sederhana menyerupai Oh, ya. Aku mengerti , Tentu saja, saya ingat , dan lain-lain, hanya satu atau dua menit kemudian saya sanggup mengingat kembali semuanya, dengan tidak memerlukan kata-kata maupun anutan yang dinyatakan dengan verbal untuk menimbulkan ingatan.

Aku hanya mendapat bahwa perasaan itu serupa dengan apa yang sudah kurasakan sebelumnya di dalam kondisi tidak normal menyerupai itu. Anda berpikir gres saja mengucapkannya, tetapi anda juga menyadari bahwa sesungguhnya tidak mengucapkan suatu kata pun.

Jamais Vu

Jamais vu (tidak pernah melihat) digambarkan sebagai sebuah situasi sudah pernah dikenal tapi tidak bisa mengenali. Hal itu sering dianggap sebagai kebalikan dari deja vu dan menimbulkan perasaan ngeri dan takut. Anda tidak mengenali sebuah situasi meskipun anda mengetahui secara rasional bahwa anda telah berada di dalam situasi itu sebelumnya. Secara umum sanggup dijelaskan ketika seseorang beberapa ketika tidak mengenali seseorang, kata, atau kawasan yang bekerjsama sudah diketahuinya. Ini menjadikan orang percaya bahwa jamais vu merupakan sejenis tanda-tanda dari kelelahan otak.

Presque Vu

Presque vu sering diungkapkan dengan kata-kata, "serasa sudah di ujung lidah" - merupakan perasaan yang berpengaruh bahwa anda akan mendapat petunjuk atau pandangan gres akan apa yang terlupa, tapi tidak pernah datang. Istilah "presque vu" artinya "hampir melihat". Sensasi presque vu sanggup sangat mengacaukan perasaan dan pikiran, dan seringkali orang sudah tidur dibuatnya.

L esprit de l Escalier

L'esprit de l'escalier (lelucon di tangga rumah) yaitu rasa untuk berpikir suatu komentar tanggapan yang cerdas ketika hal itu sudah terlambat untuk disampaikan. Ungkapan itu sanggup dipakai untuk menguraikan wacana komentar tanggapan yang cepat terhadap penghinaan, atau setiap komentar cendekia dan jenaka, walaupun kedatangannya sudah terlambatdan tidak mempunyai kegunaan lagi diumpamakan kita berpikir ketika sudah berada di atas tangga meninggalkan suatu kejadian.

Sebuah kata dari bahasa Jerman treppenwitz dipakai untuk maksud yang sama. Ungkapan yang terdekat di dalam bahasa Inggris untuk menguraikan situasi ini yaitu "being wise after the event" atau menjadi bijaksana sesudah kejadian. Peristiwa itu biasanya disertai oleh perasaan penyesalan alasannya yaitu tidak terpikirkan sebelumnya untuk memperlihatkan komentar tanggapan yang cepat di ketika diperlukan. Tapi mungkin lebih bijaksana bila kita berpikir bahwa tanggapan itu mungkin bisa merunyamkan hubungan. Tuhan menyintai orang yang sabar dan menahan diri.

Capgras Delusion

Capgras delusion yaitu fenomena di mana seseorang percaya bahwa sahabat karib atau keluarganya sudah berganti identitas menyerupai seorang penipu. Hal ini berafiliasi dengan kepercayaan kuno bahwa bayi-bayi telah dicuri dan digantikan oleh peri penculik anak dalam dongeng-dongeng di kala pertengahan, menyerupai juga khayalan modern mengenai makhluk asing atau alien yang mengambil alih badan dari orang-orang di bumi untuk dijadikan sekutu mereka. Khayalan ini ditemukan paling umum pada pasien berpenyakit jiwa, tetapi tidak menutup kemungkinan itu juga sudah mengacaukan pikiran anda.

Fregoli Delusion

Fregoli Delusion yaitu fenomena otak yang jarang terjadi, di mana seseorang mempercayai bahwa orang-orang yang berbeda, sesungguhnya yaitu orang yang sama yang sedang menyamar. Hal itu sering dihubungkan dengan paranoid dan kepercayaan bahwa orang yang menyamar itu sedang berusaha untuk menganiaya dirinya.

Kondisi itu diberi nama menyerupai pemain drama Italia, Leopoldo Fregoli yang populer dengan kemampuannya untuk merubah diri secara cepat selama penampilannya aktingnya. Laporan pertama di 1927 dalam sebuah studi kasus pada seorang perempuan berusia 27 tahun yang percaya beliau sedang dianiaya oleh dua yang pemain drama yang sering dilihatnya di sebuah teater. Dia percaya bila orang-orang ini mengejarnya terus-menerus dengan berubah wujud menyerupai orang-orang yang dikenalnya .

Prosopagnosia

Prosopagnosia yaitu fenomena di mana seseorang tidak bisa mengenali wajah-wajah orang atau obyek yang seharusnya sudah dikenal. Orang-orang yang mengalami kekacauan ini biasanya bisa memakai perasaan lainnya untuk mengenali orang-orang, menyerupai wangi parfum seseorang, bentuk atau gaya rambut, suara, atau bahkan gaya berjalan mereka. Suatu kasus yang klasik dari kekacauan ini dimuat dalam sebuah buku yang terbit tahun 1998 dan pernah ditampilkan dalam bentuk opera Michael Nyman berjudul "The man who mistook his wife for a hat" atau orang yang keliru akan istrinya alasannya yaitu topinya.

Kita mempunyai beberapa pengalaman akan perasaan, yang tiba kepada kita beberapa saat, dari apa yang kita katakan, dilakukan sesudah dikatakan atau dilakukan sebelumnya, di suatu waktu yang lampau, dari hal-hal di sekeliling kita, berupa masa lalu, dengan wajah-wajah sama, benda-benda, dan keadaan, dari pengetahuan kita yang tepat akan apa yang akan dikatakan nanti, seolah-olah kita tiba-tiba mengingatnya.

We Hope You Can Satisfied

Related

Unik 4684307399088484422

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Loading...

Hot in week

Recent

Comments

item